Make your own free website on Tripod.com


Orang Jawa pertama yg mendarat di bulan

Orang indonesia yg pertama mendarat di bulan itu ternyata orang jawa..namanya Pak Selamet. Coba simak koran usang dibawah ini.

"Neil Amstrong pergi dan mendarat ke bulan dengan selamet"


Sarjana Statistik....Thanks buat Bayu atas sumbangannya

Ini cerita ttg pemuda yang lagi ngerayu cewek...

pemuda: Duhai say (sayur) , Kamu pasti tahu bahwa nggak ada cinta yang tulus 100%. Tapi percayalah Cintaku untukmu mendekati 100% yaitu 99.99% .

pemudi: Wah , ini sih nggak setia banget namanya. Tau penduduk indonesia itu 160,000,000 , dan 2/3nya perempuan. berarti untuk org indonesia aja, 2/3 x 160,000,000 x 0.01% = 10,666 orang !!! Berarti aku harus mencintaimu bersama-sama dengan 10,666 perempuan lain. Wah tak sudi lha , ya....

pemuda: Wah, salah gue. Gue lupa kalau kamu sarjana statistik !!!!


Mie mujarab

Si inem pengantin baru rupa-rupanya sedang sutris...gimana enggak sutris lha wong itu lho yg namanya malem pertama si "burung kakak tua" suami enggak bisa berkicau alias lembek...padahal inem udah beberapa kali ngelus-ngelus burungnya die dan lagian "sangkar" si inem udah dibuka lebar-lebar tetep aza burung die engga bisa mantuk-mantuk. Malem kedua juga sama aza padahal die udah suruh suami minum jamu sampe2x gingseng..tetep engga bisa berkicau kayak burung perketut gitu lho..sangking mangkelnya inem pergi ke gunung bromo untuk bertapa sambil nemuin embah kusumo....

Embah Kusumo : "Nduk inem ini lho aku kasik ramuan jamu cap kusumo. Kamu campur aza ke kopi atau makanan suamimu waktu dia lagi bangun pagi. Soale uwong lanang kuwi..kalo habis bangun pagi biasanya burungnge podo kluruk-kluruk, tak tangung burunge paijo NGADEK terus"

Inem:"walah walah mbah matur nuwun sanget...pokoke kalok burungnge mas paijo kluruk gantian burunge embah kulo elus-elus.."

Besok paginya si inem sambil sembunyi2 mencampur jamu cap kusumo ke kopinya mas paijo...trus waktu paijo mau minum dia terkejut soalnya warna kopinya jadi putih ...lansung aza paijo jadi curigation sambil marah2x dibuang kopi itu.

Paijo:"Nem opo kowe arep ngracuni awak-ku!!!!rupane kowe nduwe simpenan toh!!!!!"

Inem: " walah-walah mas paijo sorry lha wong aku lagi keliru...sudahlah dibuang saja kalo tidak mau minum". Dengan menyesal si inem berpikir keras untuk mengambil siasat yg baru..sleng..akirnya dia menemukan akal baru yaitu dia campurin ramuan cap kusomo ke supermie mas paijo....kali ini mas paijo pasti engga bakalan tahu lha wong supnya warnanya hampir sama. Beres...sambil membanyangkan betapa nikmatnya malem nanti dia mencampur ramuan kusumo ke supermie....ditaruh dipiring sambil ditutup dengan baskom.

Inem: " Mas ini lho tak buatkan supermie , kamu tunggu dulu 5 menit soalnya masik panas"

Paijo:"Matur nuwun nem...aku juga udah lapar koq"...tapi begitu paijo mbuka baskomnya dia lansung terperanjat 1/2 mateng...

Paijo:"Lhooooo nem supermienya koq jadi NGADEK semua tohhhh"....


WAKTU ISTIRAHAT SUDAH SELESAI.... SILAKAN MENYELAM LAGI

Seorang penjahat yang selama hidupnya banyak merampok, membunuh dan memperkosa setelah mati dihukum masuk neraka. Namun malaikat penjaga masih berbaik hati kepadanya untuk memilih tempat penyiksaan sesuai keinginan penjahat tersebut. Maka penjahat tersebut dibawa berkeliling oleh si Malaikat untuk melihat-lihat. Penjahat dibawa masuk ke ruang penyiksaan pertama, yaitu tempat dimana si terhukum tubuhnya dibakar dalam api yang amat panas. Mereka menjerit kesakitan dan kepanasan namun mereka tetap hidup dalam siksaan dan tubuhnya tidak hangus terbakar. Penjahat ngeri dan tidak mau tinggal disitu. Di ruang kedua terlihat penghuninya disiksa dan dipotong-potong tubuh dan lidahnya, mereka menjerit-jerit kesakitan, namun tidak mati sehingga tetap kesakitan. Si penjahat pun jiper dan tak mau tinggal disitu. Di ruang ketiga, di dalam ruangan terdapat kolam besar yang berisi air nanah dan air tinja beserta segala macam kotoran yang lain. Penghuninya tampak sedang berendam setinggi leher. Wah.... pikir si penjahat boleh juga tempat ini, emang baunya nggak tertahankan, tapi masih mendingan karena nggak tersiksa dan kesakitan. maka ia mendekat kepada malaikat pengawas dan menyatakan ia memilih tempat itu sebagai tempat penyiksaannya. Lalu bergabunglah si penjahat dengan terhukum yang lain, ikut berendam di kolam. Tiba-tiba satu menit kemudian terdengar bel dan teriakan pengawas : "OK..... waktu istirahat sudah selesai......, sekarang kalian semua harus menyelam lagi satu jam ....." tau rasa deh si mantan penjahat............ Ada seseorang yang lagi sekarat, oleh malaikat dia diberi dua pilihan SORGA atau NERAKA, kalau di SORGA diperlihatkan hal-hal yang menyenangkan sedangkan di NERAKA dia melihat Marlyn Monroe dan gadis-gadis cantik. Tibalah saat kematian, orang tadi ternyata memilih NERAKA, masuklah dia ke NERAKA, ternyata apa yang dilihatnya sangat jauh berbeda, dimana-mana penuh dengan penyiksaan, akhirnya dia protes ke malaikat yang memberinya pilihan, dengan enteng malaikat menjawab kalau beberapa waktu yang lalu "NERAKA LAGI PROMOSI".


"Fifty-fifty"

"Saya dan seorang pakar ekonomi dari World Bank yang berasal dari Toronto, Canada sedang melakukan studi mengenai fenomena banyaknya ayam broiler (pedaging) yang diternakkan di daerah Ciamis - Jawa Barat. Setelah berputar-putar melihat kandang-kandang ayam, sang konsultan dan saya mulai merasa lapar. Kami mulai berputar-putar mencari restoran yang ada di Ciamis. Tapi tampaknya tidak banyak pilihan. Sedangkan "stomach cannot wait". Jadi, ya sudah. Saya ajak saja untuk makan direstoran terbesar yang ada di kota ini. Ternyata restoran ini hanya menjual sop, saja. Tak ada pilihan lain. Ya, sudah. Kami pesan sop untuk kami berdua. Diluar dugaan saya, dan terutama sang konsultan, sop yang disajikan enak sekali. Sampai sang konsultan nambah berkali-kali. "Saya pikir, sop terenak itu hanya ada di Toronto, tetapi rupanya sop Ciamis ini benar-benar luar biasa". Begitu penasarannya, sampai sang pelayan pun dipanggil sambil bisik-bisik. "Ini sop kok enak sekali. Apa resepnya?" Sang pelayan menggelengkan kepalanya. Enggan untuk menjawab. Sang konsultan - mulai faham. Mungkin diperlukan gambar Sudirman untuk membuka mulut yang terkunci. Selembar dua-puluh ribuan segera berpindah tangan.
"Apa resepnya?"
"Anu-anu ......" sang pelayan tetap ragu-ragu, walaupun uang dua puluh ribuan sudah masuk kantong. Sang Konsultan mulai jengkel. Ahirnya dua lembar 50ribuan segera diselipkan. "Ini sop biasa pak"
"Sop apa?"
"Anu... pak. Sop ayam!"
"Ah... tak mungkin. Saya ini ahli ayam yang sudah keliling dunia! Pasti ada sesuatu yang dirahasiakan!"
"Benar pak. Ini daging ayam spesial. Pak"
"Apanya yang spesial?"sang konsultan mulai tidak sabar.
"Nganu .... pak. Ini rahasia keluarga yang turun temurun. Saya tak boleh menceritakannya." Sang Konsultan semakin paham. Itu artinya, perlu tambahan pelicin. Dan angka seratus dengan gambar George Washington pun -- apa boleh buat-- berpindah tangan juga.
"Tapi Bapak jangan bilang sama siapapun. Sop ayam tadi ...." si pelayan sedikit ragu-ragu, menengok kiri kanan, kemudian berbisik " .... dicampur sedikit daging kuda".
"Sedikit? Berapa banyak? Kok bisa enak sekali sopnya?"
"Nganu...pak. Fifty-fifty!" dengan rasa bersalah si pelayan mengaku juga.
"Fifty-fifty? Maksudnya sekilo daging ayam dicampur dengan sekilo daging kuda?"
"Bukan, pak. Satu ekor ayam dan satu ekor kuda!"***


"KOMPOR gue"

A: Dik, benda apa yang bisa ditaruh di dapur, di kamar mandi, di dekat komputer, di keranjang sampah, di mana saja. Dan kalau mau boleh juga ditaruh didekat ranjang.
Saya: lilin (jawab saya)
A: Bukan, bukan itu maksud saya
Saya: korek
A: Bukan, bukan itu maksud saya
Saya: kucing
A: Bukan
Saya: kadal
A: bukan
Saya:...... (serangkaian tebakan berikutnya) A: bukan!
Saya: ya sudah. Nyerah!
A: Kompor (katanya dengan penuh kemenangan) Saya: lho kok kompor???
A: Lha wong kompor-komporku "dhewek". Mau ditaruh dimana saja OK "tho".